Hai Bunda Selalu Cek Karet Dot Bayi Anda Ya, Ini Bahayanya

Hai bunda, pernahkah anda mengecek karet dot sibayi pada bagian dalamnya? Saya rasa pasti sangat jarang. Perlu diketahui karet dot bayi yang biasa digunakan dalam kurun 3-6 bulan akan mulai meninggalkan bercak, lumut dan jamur loh Bun.

Cara melihat jamur pada karet dot sangat mudah kok Bun, cukup keluarkan karet dot dari kepala botol. Kemudian lihat ditempat terang, apakah ada bintik-bintik atau bercak berwarna kuning karat atau putih jamur, jika menemukannya segera ganti karet dot yang baru Bun.

Jangan memaksa untuk membersihkan karet dot yang sudah memiliki karat atau jamur, hasilnya tetap sia-sia karena karat susah meresap kedalam karet. Jadi sangat sulit dibersihkan.

Bahayanya,

Bayi bisa mengalami mencret, demam akibat susu di dalam botol sudah terkontaminasi jamur atau bakteri yang menempel pada karet dot atau pada botol susu yang kebersihannya kurang maksimal.

Sebaiknya setelah membeli botol dot baru, tutup dan karet dot, semestinya kita harus merendamnya terlebih dahulu dalam air panas setidaknya selama 5 menit sebelum penggunaan pertama, tujuannya adalah agar mensterilkan botol dan karet dot yang baru.

Botol yang steril sangat baik untuk bayi hingga usia 1 tahun. Khususnya dot / dot botol yang jatuh di lantai kotor atau botol dengan susu atau formula yang tertinggal di dalamnya dalam waktu yang lama dapat mengancam kesehatan bayi Anda.


Botol dan dot bekas harus dibilas dengan air hangat daripada air mentah biasa untuk membunuh mikroba serta mencegah pembentukan kuman yang baru. 

Botol kotor yang disimpan terlalu lama dapat menimbulkan bau dan jamur yang dapat mengganggu kesehatan bayi Anda pada penggunaan berikutnya meskipun sudah anda cuci dengan pembersih botol, jamur akan tetap hinggap di karet.

Baca juga :   Miris, Cewek ini Tega Jual Motor Bapaknya Agar Bisa Ketemu Teman Mabar FF


Untuk memudahkan pembersihan botol sebaiknya semua bagian botol harus dilepas sebelum dibersihkan. Anda harus mencuci dan membersihkan semua bagian dengan perawatan yang sama dengan cairan pembersih yang aman untuk bayi.

Metode sterilisasi (membunuh kuman):
Sikat bagian dalam botol secara menyeluruh dengan air sabun dan bilas dengan air bersih lalu siram air panas untuk mendapatkan steril yang maksimal. Jika sebelumnya masih ada sisa makanan dan sudah kering, bisa direndam dulu di air sabun panas sebentar, agar isinya lebih mudah keluar. Cukup mengisi botol dengan air sabun, sikat dengan sikat botol dan rendam dalam air jernih untuk membunuh semua kuman.

Seorang Petani yang hobi dalam menulis disela-sela waktu luang

You May Also Like

Tinggalkan Balasan