Cara Mengatasi Stres dan Bagaimana Menghindarinya

ciri ciri stres

Stres merupakan suatu kondisi yang mempengaruhi kondisi tubuh dan mental, serta dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Perlu diketahui juga ternyata stres bisa menjadi momok menakutkan di masa depan, dimana daya tubuh kita dapat menurun kualitas fisik.

Faktor Penyebab Stres

• Mendapatkan pekerjaan menumpuk yang harus diselesaikan dalam waktu dekat, atau karena perselisihan.

• Trauma, misalnya Anda diajak teman, rekan atau pasangan mandi di sungai atau di laut, tetapi anda memiliki trauma pernah hanyut, biasanya ini juga dapat membuat Anda ambigu.

• Masalah kesehatan dalam keluarga, misalnya anak atau istri atau orang tua sedang sakit namun tak kunjung sembuh.

• Alkohol dan penggunaan narkoba, hal ini karena faktor kecanduan

• Perubahan kota, biasanya karena sulit beradaptasi, yang dimana kita biasanya ngumpul bersama kawan tiba-tiba suasana sepi.

• Kehilangan orang yang dicintai, kasarnya ditinggal mati. Hal ini hampir 90% penyebab stres di dalam kehidupan.

Gejala Stres

  • Mempengaruhi masalah pada jam istirahat seperti tidur tak beraturan, atau jam tidur yang agak larut malam atau tidak tidur sama sekali (begadang).
  • Nafsu makan menurun, menjadi mengubah pola makan dari normal menjadi sebaliknya atau status makan berlebihan.
  • Berdampak pada sakit kepala atau bisa terjadi migran.
  • Gangguan bersosial, membuat kita merasa kurang percaya diri.
  • Kurang motivasi.
  • Suka enggan dan minder.
  • Mengasingkan diri dari lingkungan sosial.
  • Menghilangkan stres dengan merokok dan minum-minuman beralkohol.

Gejala stres seperti itu dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari bahkan dalam jangka yang panjang.

Jenis Stres

Stres dapat digolongkan kedalam tiga kategori; Stres akut, stres akut episodik, dan stres kronis.

  • Stres akut, merupakan jenis stres yang bisa terjadi antara masa lalu dan masa depan. Waktu dapat berbeda tergantung pada lokasi kejadian yang membuat ia stres. Meskipun terkadang perilaku stres akut memberi kebahagiaan, terkadang hal itu bisa menyedihkan. Ciri lain dari stres akut adalah dapat dilihat pada setiap individu dan merupakan jenis stres yang dapat dikendalikan dan diobati.
  • Stres akut episodik, individu yang mengalami stres bertumpu pada seluruh tanggung jawab dalam hidupnya. Mereka bekerja keras sepanjang waktu. Dan dengan cara itu mereka bereaksi berlebihan terhadap setiap masalah yang mereka alami. Karena mereka kesulitan mengendalikan emosi, mereka tidak dapat mengendalikan reaksinya. Aspek lain dari stres episodik adalah kecemasan. Individu yang mengalami stres ini berperilaku tidak bahagia dan pesimis terhadap lingkungannya. Ini adalah jenis stres yang selalu dianggap sebagai hal yang buruk dalam situasi apa pun.
  • Stres kronis berbeda karakteristiknya dari jenis stres lainnya. Alasannya adalah efek negatif yang ditimbulkannya pada orang tersebut. Ini dapat menyebabkan masalah gangguan.mental dan fisik. Saat mencari cara untuk mengatasi stres yang ditimbulkan, stres kronis terjadi secara spontan.
Baca juga :   Jangan Suka Menyalahkan Istri Masalah Urusan Rumah Tangga

Individu mungkin melupakan tipe stres akut dari waktu ke waktu, tetapi pada stres kronis, individu menjadi tergantung pada stres ini. Situasi ini tidak baik untuk individu tersebut. 

Pengobatan Stres

Salah satu langkah pertama yang dapat diambil untuk mengatasi stres adalah dengan mengubah rutinitas harian. Jika beberapa perubahan stres tidak terjadi, mungkin perlu mencari bantuan ahli. Perawatan stres bervariasi dari orang ke orang. Untuk ini, perlakuan yang diberikan kepada setiap orang tidak boleh sama. 

Jika terjadi stres, perawatan pertama harus diselidiki dan kemudian pengobatan harus dilakukan. Selanjutnya, harus diketahui hasil pemeriksaan apakah akan dirawat dengan pengobatan atau terapi karena stres dapat menganggu otak syaraf

Seorang Petani yang hobi dalam menulis disela-sela waktu luang

You May Also Like

Tinggalkan Balasan