Arti Padao Daohon

Arti padao daohon adalah berjauh-jauhan, namun makna sebenarnya dari padao-daohon adalah saling menjauh satu sama lain.

Kata padao-daohon memiliki dua fungsi arti dalam kalimat sehari-hari dari suku batak toba. Jika kata padao-daohon digunakan untuk pasangan suami istri, artinya keluarga sedang dilanda masalah yang mana sang ibu tidak akur lagi dengan sang suami.

  1. Pada umumnya, jika suami dan istri sedang padao-daohon berarti diambang perceraian. Mereka sudah tidak tinggal serumah lagi, tidak ada komunikasi karena sudah mengambil jalan hidup masing-masing.

Contoh kalimat dari padao-daohon

Age tahe, gabe padao-daohon do ama ni si Ucok dohot omak ni si butet alana dang saroha sapikkiran be”

Artinya: aduh, jadi padao-daohon (Saling menjauh) sekarang bapak dan mama si Ucok karena tidak bisa lagi sehati dan sepikiran lagi.

2. Penggunaan kata padao-daohon di luar rumah tangga atau kalimat ngobrol sehari-hari. Kalimat ini juga sering di ucapkan saat sedang ngumpul mengobrol-ngobrol (markombur).

Contohnya: Asing si polan on saonari, dang olo be marpungu rap be tu hita, songon padao-daohon ate atik alani na pogos do hita?

Artinya: Lain sikap si Polan ini sekarang, tidak mau lagi bergabung bersama kita seperti padao-daohon, apa karena kita orang miskin ya?

Jadi demikian penggunaan kata padao-daohon, jadi harus bisa menempatkan kalimat ini. Jangan gunakan kalimat ini saat membicarakan rumah tangga orang, atau sedang membuat kata sambutan kepada pengantin suku batak toba.

Baca juga :   Perbedaan Mangalua Dengan Malua
Seorang Petani yang hobi dalam menulis disela-sela waktu luang

You May Also Like

Tinggalkan Balasan