Arti Janggur, Makna dan Penggunaannya

Pengertian Janggur

Kata Janggur merupakan kalimat dari bahasa suku batak toba, yang jika diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah lasak, liar, sembrono atau serba salah atau kikuk.

Penggunaan kata Janggur memang kerap didengar dilingkungan yang menggunakan bahasa batak toba. Yang perlu digarisbawahi adalah penggunaan kata Janggur bukanlah kata untuk menghina atau perkataan rasis.

Kata Janggur sendiri lebih mengarah untuk mengejek seseorang atau untuk mengejek lawan bicara kita, misalnya;

Lae Sangkot berkata pada lae togar : Unang siani ho mardalan lae, tarsenggol annon bungai gabe madabu annon (Jangan dari situ lae berjalan, nanti tersenggol bunga itu jadi jatuh nanti).

Ketika lae Togar mengacuhkan peringatan yang disampaikan lae Sangkot, kemudian si Togar ternyata menyenggol bunga tersebut karena melewatinya, lalu lae Sangkot berkata;

Lae Sangkot: Ehe… na jangguran lae, nga hu dok nangkaning unang sian ni mardalan (ehe… yang sembronoan lae, sudah dibilang tadi jangan lewat situ).

Namun perlu digarisbawahi, penggunaan kata Janggur juga bisa berbeda makna dari apa yang saya jelaskan diatas, misalnya penggunaan untuk orang yang tidak suka rapi, malas bersih-bersih meskipun kerap kalimat ini disandingkan dengan “Dorsun” tapi bisa juga digunakan untuk menyebutkan perihal diatas.

Hal dalam pembahasan yang lazim kita dengar seperti;

  • Janggur kali pun lae kulihat,
  • Asal diajak lae itu entah kemanapun pasti bawaannya Janggur terus,
  • Asal apa yang lae kerjakan gak pernah becus, makanya jadi orang jangan Janggur kali.
  • Kalau lae sana, asal diajak dekati cewek terus Janggur kali bawaannya.

Itulah makna dari Janggur, mungkin saja masih ada pemahaman yang lain selain dari pemahaman saya. Jika ada penjelasan yang tepat silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Saya akan segera merevisi koreksi dari saudara-saudari yang bersedia berbagi ilmu dan pemahaman tentang ” Janggur” dalam kalimat-kalimat yang sering di dengar dari obrolan kita batak toba, Horas.

Baca juga :   Arti Martangan Pudi
Pengertian Janggur
Previous Post

No more post

Seorang Petani yang hobi dalam menulis disela-sela waktu luang

You May Also Like

Tinggalkan Balasan