Acara Tutup Anggap di Adat Batak

Tutup Anggap merupakan salah satu tradisi dari suku Batak Toba, yang bertujuan untuk merayakan atas kelahiran sang buah hati kedunia.

Acara tutup anggap ini umumnya dilakukan setelah acara manganggapi (menemani) selesai dilakukan, buka anggap dilakukan ketika sang ibu baru melahirkan dirumah.

Jika ibu melahirkan di rumah sakit, puskesmas atau klinik tanpa operasi acara buka anggap bisa tetap bisa diadakan, dan jika perawatan sang ibu baru melahirkan diluar rumah. Keluarga bisa langsung mengadakan acara tutup anggap saja.

Acara tutup anggap ini akan dilaksanakan oleh pihak keluarga, dan pihak keluarga harus mengundang dongan sahuta (warga sekampung), dongan tubu (semarga), Hula-hula dan arisan marga lainnya.

Apa Tujuan Maranggap?

Maranggap bertujuan untuk menemani atau berjaga-jaga di rumah keluarga yang baru melahirkan. Tradisi ini sudah dari dulu dilakukan oleh suku Batak untuk menghindari hal-hal gaib yang ingin berniat jahat pada bayi, disamping itu maranggap bisa membantu keluarga jika ingin membutuhkan pertolongan kapan saja.

Perlu diketahui, jika maranggap juga dilakukan ditempat duka jika yang meninggal adalah suku Batak baik bayi, anak-anak, remaja bahkan orang dewasa dan orang tua.

Baca juga :   Marhata Sinamot, Arti dan Tujuannya
Seorang Petani yang hobi dalam menulis disela-sela waktu luang

You May Also Like

Tinggalkan Balasan